Komputer merupakan suatu teknologi yang dapat meningkatkan kemampuan peseta didik. Komputer suatu perkembangan teknologi yang memungkinkan untuk memperoleh informasi yang banyak dan cepat serta mudah dari berbagai belahan dunia. Karena itu diperlukan kemampuan cara mendapatkan, memilih dan mengelola produk teknologi informasi secara mudah diterapkan pada peserta didik.
Dengan masuknya teknologi informasi khususnya komputer telah banyak merubah tatanan dan peran pendidikan. Sebagai contoh, dahulunya guru merupakan sumber informasi yang utama bagi siswa dengan hadirnya komputer melalui jaringan internet telah membuat guru bukanlah satu-satunya sumber informasi, tapi infomasi dapat diakses dari komputer melalui jaringan internetnya, proses belajar mengajar yang disampaikan secara klasikal dengan metode ceramah yang membosankan. Tapi dengan hadirnya teknologi komputer menyebabkan pembelajaran dapat dilakukan secara individual dan menyenangkan. Masih banyak lagi hal yang mengalami perubahan mendasar dengan hadirnya teknologi komputer ini.
Peranan teknologi komputer pada aktivitas manusia pada saat ini memang begitu besar. Komputer telah menjadi fasilitator utama bagi kegiatan-kegiatan disemua sektor kehidupan termasuk dalam sektor pendidikan. Komputer telah memberikan andil besar terhadap perubahan-perubahan yang mendasar pada struktur, operasi, dan manajemen sistem pendidikan dan pembelajaran. Berkat teknologi komputer ini berbagai kemudahan dapat dirasakan dalam proses pembelajaran seperti persentasi mengajar, akses informasi (e-learning) dan pembuatan pembelajaran berbasis komputer. Secara garis besar peranan teknologi komputer :
1. Menggantikan peran manusia. Dalam hal ini, teknologi komputer melakukan otomatis terhadap suatu tugas atau proses.
2. Teknologi komputer memperkuat peran manusia, yakni dengan menyajikan infomasi terhadap suatu tugas atau proses.
3. Teknologi berperan dalam restrukturisasi terhadap peran manusia. Dalam hal ini, teknologi berperan dalam melakukan perubahan-perubahan terhadap sekumpulan tugas atau proses.komputer telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam proses pembelajaran di kelas, banyak negara maju yang melakukan seperti ini. Di Indonesia,meskipun semakin banyak sekolah yang dilengkapi laboratorium komputer, pemanfaatan komputer untuk pembelajaran masih jarang atau bahkan tidak pernah dilakukan. Oleh karena itu, penelitian terhadap efektivitas penggunaan komputer dalam pembelajaran perlu dilakukan agar pemanfaatan komputer untuk kepentingan pendidikan, khususnya pendidikan matematika dapat lebih ditingkatkan.
- Di era kemajuan teknologi seperti sekarang ini dukungan software-software grafis sangat melimpah dan dapat dimanfaatkan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik agar hasil dari peserta didik yang tadinya kurang memuaskan, bisa lebih baik dan memuaskan lagi dengan adanya software seperti ini. Dalam hal ini software yang kita gunakan adalah software mathematica.
- Software ini dapat digunakan antara lain untuk melakukan komputasi matematika,baik untuk perhitungan numerik maupun simbolik; visualisasi grafik fungsi dimensi-dua dan dimensi-tiga; pemprograman, pemodelan matematika dan simulasi; dan analisis statistik dan visualisasi data dalam bentuk tabel dan grafik.
- Mathematica merupakan software aplikasi
buatan Wolfram Research yang handal dengan fasilitas
terintegrasi lengkap untuk menyelesaikan beragam masalah matematika. Dalam
lingkungan kerja yang demikian maka kita dapat melaksanakan beragam
perhitungan matematika, seperti perhitungan aritmatika, perhitungan
aljabar, perhitungan dan operasi simbolik dalam aljabar matriks, aljabar
linear, linear programing, metode numerik, teori bilangan, matematika
diskrit, kalkulus, transformasi laplace, transformasi fourier,
transformasi-z, statistika, geometri, pemodelan matematika dan
simulasi,dan lain-lain.
1. Komputer cenderung mengisolasi
Pembelajaran melalui perantara mesin (komputer, video, TV, disket dan sebagainya) dapat memudahkan pengetahuan kognitif bagi peserta didik.Tetapi pembelajaran melalui mesin ternyata telah mengisolasi peserta didik atau pendidik secara sosial, karena seseorang hanya beriteraksi dengan mesin yang jelas-jelas mesin tidak memiliki perasaan. Kebanyakan berinteraksi atau menggunakan peranta mesin menyebabkan menurunnya sosial skill yang dimiliki seseorang.
2. Komputer cendrung membuat orang fasif secara fisik
Penyusunan program pembelajaran berdasar teknologi
cendrung masih mengangap pembelajaran bersifat verbal, linear, rasionalistis,
dan hanya merupakan kerja otak.Dengan tidak mengajak orang terlibat secara
fisik pembelajaran berbasis komputer hanya memanfatkan sebagaian dari
kecerdasan manusia.
3. Komputer hanya cocok dengan satu gaya belajar
Pembelajaran dengan berbantuan komputer ini hanya cocok untuk satu gaya belajar saja, karena memang pembelajaran dengan bantuan komputer merupakan pembelajaran yang pembuatannya diprogram.
Kesimpulan :
Didalam sistem pendidikan sekolah dapat menyediakan siswa yang siap menghadapi masa depan dan lebih siap menghadapi tantangan globalisasi. Dari masa ke masa kualitas pendidikan akan terus ditingkatkan. Salah satunya untuk meningkatkan kualitas pendidikan yaitu dengan memanfatkan teknologi komputer dalam pendidikan dan pembelajaran. Penggunaaan teknologi komputer dalam pendidikan harus diwaspadai terhadap dampak buruk dan kesan negatif akibat penggunaan yang tidak terkontrol. Oleh karena itu butuh pengawasan, pengawalan dan pemanfaatan agar perkembangan teknologi dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi sektor pendidikan dan pengajaran. Disamping itu peran orang tua atau guru dalam pembelajaran masih harus lebih dominan, komputer harus diposisikan sebagai alat atau media dalam pembelajaran.
http://11021940.blogspot.com/2012/10/jurnal-manfaat-komputer-dalam-dunia.html http://wisnuprasetyo.wordpress.com/2012/10/03/aplikasi-komputer-jurnal-review
Tidak ada komentar:
Posting Komentar